JETE – Era digital membuat anak menjadi semakin akrab dengan gadget. Termasuk salah satunya adalah headphone untuk berbagai aktivitas seperti belajar online, game edukatif, dan lain sebagainya. Nah, buat kamu yang bingung tips memilih headhone anak yang aman, tak ada salahnya simak terlebih dahulu ulasannya secara lengkap dalam artikel kali ini.
Tips Memilih Headphone Anak

Berikut cara dan tips dalam mempertimbangkan headphone anak yang aman untuk mereka gunakan sehari-hari. Mulai dari segi fitur audio, desain, hingga koneksinya.
1. Perhatikan Batas Volume Maksimalnya
Hal penting pertama yang wajib diperhatikan adalah, apakah headphone tersebut memiliki fitur pembatas suara atau volume limeter. Ini penting untuk membatasi tingkat suara maksimal yang keluar dari headphone. Untuk anak-anak, idealnya adalah sekitar 85dB yang merupakan batas aman penggunaan.
Mengingat anak-anak masih belum memahami risiko yang terjadi jika mendengarkan dengan suara terlalu keras. Sehingga, mereka bisa saja menaikkan volume tertingi. Berkat adanya fitur pembatasan volume membuat orang tua lebih nyaman karena tidak akan melebih batas aman yang dirsarankan.
Baca juga: Mengapa Anak Butuh Headphone Khusus? Simak Penjelasannya!
2. Ukuran yang Sesuai dengan Kepala Anak
Kedua, kamu harus perhatikan ukuran yang cocok untuk kepala anak-anak. Ukuran headphone yang terlalu besar akan membuat anak merasa tidak nyaman. Bahkan dapat mudah lepas ketika digunakan. Begitu pula dengan ukuran yang terlalu kecil juga bisa menekan telinga dan membuat penggunaannya cepat lelah.
Oleh karena itu, ada baiknya untuk memilih headphone anak yang dirancang khusus. Termasuk headband yang bisa disesuaikan. Dengan headband fleksibel, memungkinkan pengguna dalam hal ini anak-anak mudah menyesuaikannya dengan bentuk kepala. Menjadikannya tetap nyaman digunakan meski digunakan dalam waktu yang lama sekalipun.
3. Memiliki Bantalan Telinga yang Nyaman
Poin selanjutnya dalam tips memilih headphone anak adalah memperhatikan ear cushion. Bantalan telinga ini sangat penting untuk memberikan kenyamanan bagi anak saat menggunakannya. Apalagi jika mereka menggunakannya dalam durasi berjam-jam, seperti nonton video, belajar online, dan lain sebagainya.
Bantalan telinga yang empuk dapat mengurangi tekanan pada telinga sekaligus membantu meredam suara dari luar. Selain itu, bahan yang lembut juga dapat mencegah iritasi pada kulit anak yang cenderung lebih sensitif dibandingkan orang dewasa.
4. Material yang Ramah untuk Anak

Selain dari segi audio, hal penting lainnya adalah mengenai material yang digunakan pada headphone anak tersebut. Untuk itu, kamu bisa pilih headphone yang menggunakan bahan yang tidak mudah patah, ringan, serta tidak mengandung material berbahaya.
Beberapa headphone anak dirancang menggunakan bahan plastik fleksibel yang tahan terhadap tekanan atau benturan ringan. Hal ini penting karena anak-anak sering kali tidak sengaja menjatuhkan atau menarik headphone saat menggunakannya. Selain itu, pilih juga material yang ramah kulit untuk mencegah iritasi atau gatal ketika digunakan.
Baca juga: Cara Mengatasi Headphone Tidak Menyala
5. Ketahanan dan Kualitas
Tak jarang anak-anak memiliki aktivitas padat setiap harinya. Hal tersebut membuat mereka perlu memiliki perangkat dengan ketahanan yang baik pula. Headphone yang mudah rusak, akan membuat orang tua repot karena harus sering menggantinya dan itu dapat menambah biaya pengeluaran.
Maka dari itu, ada baiknya untuk memilih headphone dengan desain yang kokoh namun tetap fleksibel di sisi lain. Misalnya saja produk yang bisa dilipat atau ditekuk tanpa khawatir patah. Dengan build quality yang baik akan membuat headphone lebih awet meskipun digunakan secara rutin oleh anak.
6. Pilih Jenis Koneksi yang Sesuai
Jangan lupa pula untuk mempertimbangkan jenis koneksinya yang tepat untuk anak. Umumnya, headphone anak memiliki dua jenis koneksi yakni kabel dan tanpa kabel (wireless/Bluetooth). Keduanya pun memiliki keunggulan dan kelebihan tersendiri bagi para penggunanya.
Untuk kestabilan koneksi, maka headphone kabel lebih unggul namun di sisi lain bisa mengganggu pergerakan anak yang aktif. Di sisi lain, headphone wireless cocok untuk anak yang aktif. Hanya saja, agar koneksinya tetap lancar, pastikan jarak antara perangkat dan headphone tidak terlalu jauh dan baterai tetap dalam kondisi baik.
7. Desain yang Menarik
Terakhir adalah perhatikan juga desainnya. Perlu diingat, headphone untuk anak berbeda dengan milik orang dewasa yang simpel. Untuk anak, kamu bisa pilih headphone yang memiliki karakter yang kuat dan lucu. Seperti warna yang cerah, hingga bentuknya yang menarik.
Desain yang menarik bagi anak membuat mereka senang dan antusias untuk menggunakannya. Khususnya untuk aktivitas belajar daring, audiobook, hingga permainan yang edukatif. Deasin yang menarik ini juga mendukung kenyamanan saat digunakan bagi anak.
Baca juga: 4 Tipe Wireless Headphone yang Perlu Kamu Tahu
Penutup

Setidaknya itulah beberapa tips memilih headphone anak yang bisa kamu terapkan. Dengan memahami tips memilih headphone untuk anak yang aman, orang tua dapat memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih nyaman sekaligus melindungi kesehatan pendengaran anak dalam jangka panjang.
Sekarang, kamu juga bisa dapatkan headphone yang khusus diciptakan ramah anak dari JETE. Dengan material dan fitur unggulan, membuat anak merasa lebih nyaman saat melakukan berbagai aktivitas. Dapatkan juga berbagai promo menarik di setiap pembelian melalui website. Mulai dari potongan harga khusus dan bonus lainnya.
