Radiasi Handphone Dapat Merusak Kulit?

Mei

21

0 comments

Sinar UV yang bersumber dari matahari diketahui dapat menyebabkan kerusakan kulit, seperti penuaan dini, bintik hitam, hingga kusam pada wajah. Berdasarkan penelitian dalam jurnal American Academy of Dermatology menyebutkan, radiasi sinar UV yang berasal dari perangkat elektronik seperti TV, komputer, dan gadget juga bisa berdampak pada kulit.

Dilansir dari Viva, radiasi tersebut lama-kelamaan dapat merusak kulit meski tergolong rendah. “Meskipun radiasinya tergolong rendah, intensitas sinar UV dari perangkat tersebut secara kumulatif juga dapat menyebabkan kerusakan pada kulit,” ungkap Dr. Abraham Arimuko, Sp.KK, FINSDV, FAADV, Ketua Studi Dermatologi, Kosmetik Indonesia (KSDKI) PERDOSKI.

Paparan sinar UV dari handphone ke kulit bisa mencapai 36 persen. “Jika disimpulkan, kulit yang terpapar sinar UV terus menerus baik dari dalam maupun luar ruangan akan terganggu kesehatannya,” kata Abraham.

Lantas, bagaimana cara mengurangi paparan dari sinar UV karena pemakaian handphone sehari-hari? Sebaiknya, rawat kulit dengan pemakaian UV filter. 

Cara Untuk Mengatasinya :
Selain rajin mencuci tangan serta membersihkan layar ponsel, ada baiknya untuk menggunakan bluetooth atau headphone jika kamu sering menelepon. Hal ini dilakukan agar layar ponsel tak melakukan kontak secara langsung dengan wajahmu. Selain itu, akan lebih baik jika kamu menggunakan tabir surya. Percaya atau tidak layar ponsel mempunyai cara yang sama seperti matahari.
Oleh karena itu, tabir surya diperlukan untuk mengurangi dampak dan bahaya dari layar ponsel. Fungsi lainnya dari tabir surya yakni dapat mencegah cahaya ponsel untuk merusak pelindung dalam kulit kita. Memijat wajah juga baik untuk kesehatan kulit agar mengembalikan dan meregenerasi kerusakan kulit dari cahaya ponsel. Bermain ponsel sambil berbaring di tempat tidur pada malam hari bisa mempengaruhi kesehatan mata kita.

Tags:

Artikel terkait:

April 27, 2024

April 24, 2024

Maret 28, 2024

Maret 27, 2024

Maret 16, 2024

Februari 14, 2024

About the author, JETE Indonesia