Heboh di Media Sosial, Apa Itu NFT dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Januari

18

0 comments

JETE Indonesia Non-Fungible Token (NFT) kini ramai jadi bahan perbincangan di dunia maya. Terlebih lagi setelah akun di media sosial Ghozali Everyday mengunggah swafotonya di situs OpenSea dan menjualnya sebagai NFT dengan harga puluhan juta.

Berdasarkan laman DappRadar menyebutkan jika penjualan NFT mengalami peningkatan di tahun 2021 lalu di angka 25 miliar US$ dibanding tahun 2020 yang yang hanya di angka 95 juta US$. Apa itu NFT dan bagaimana cara kerjanya? Berikut ulasannya yang perlu Anda tahu.

Apa Itu NFT?

apa itu NFT dan bagaimana cara kerjanya (1)

JETE Amayzing Sale dapatkan Diskon up to 70% smartwatch, tws, headphone, speaker dan dapatkan Voucher Disc up to 200rb serta Bonus Senilai 300rb [Klik Di sini]

Secara umum, NFT sebenarnya bagian teknologi blockchain. Dimana teknologi ini merupakan sebuah sistem untuk menyimpan data digital milik pengguna. Para pengguna pun dapat bertukar dan transfer data namun tetap aman dan bersifat rahasia. Hal itu dimungkinkan berkat adanya skema enkripsi di sebuah kriptografi digital.

Skema kriptografi inilah yang bisa mengonversi data ke dalam kode rahasia khusus sebelum dikirimkan ke penerima. Data tersebut tak bisa dilacak maupun dimiliki pengguna lain yang tak punya akses sebelumnya.

Data blockchain pun cukup beragam, termasuk mata uang kripto yakni Bitcoin, Ethereum, dan lainnya. Termasuk pula sertifikat digital dari NFT. Sertifikat ini dapat disematkan pada sebuah karya digital. Misalnya saja video, foto, maupun gambar, dan lainnya.

Baca juga: Ramai Jadi Perbincangan, Apa Itu Metaverse?

Bagaimana Cara Kerjanya?

apa itu NFT dan bagaimana cara kerjanya (3)

Seperti dijelaskan dalam apa itu NFT,  pada dasarnya adalah sertifikat digital yang sudah dienkripsi pada sistem blockchain. Dengan begitu, karya seni digital yang masuk dalam NFT  ini tak bisa diduplikasikan dalam dunia digital maupun dunia maya. Hanya pemilik asli-lah yang dapat melakukannya.

Karya asli inilah yang tersimpan dalam blockchain, dan bila orang lain ingin memilikinya maka harus membelinya menggunakan mata uang kripto. Adapun keunggulan dari NFT ini di antaranya adalah memiliki tingkat orisinalitas tinggi pada sebuah karya seni digital. Selain itu, NFT bisa menyertakan bukti khusus sebagai bentuk kepemilikan melalui sertifikasi.

Hal yang menjadi pertanyaan, mengapa NFT menjadi mahal? Ini bisa jadi karena tidak adanya skema perdagangan yang jelas, terutama tentang siapa yang mendominasi. Jadi, di sini tak ada aktor yang menaungi maupun mengendalikan harga NFT yang sangat tinggi.

Baca juga: 5 Cara Membuat Password Akun Online yang Aman Menurut Google

Penutup

Kini, Anda sudah tahu bukan mengenai apa itu NFT?  Meski terlihat memiliki keuntungan yang menjanjikan, namun tetap saja harus berhati-hati dalam memilih platform. Pastikan mendaftarkan NFT pada layanan yang memiliki legalitas. Khususnya sesuai dengan peraturan di Indonesia di bawah naungan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

Kemudian, yang tak kalah pentingnya jika Anda ingin menekuni seni digital dan NFT sebaiknya gunakan pula aksesoris gadget pendukung dalam berkarya. Seperti webcam untuk merekam aktivitas, powerbank dalam menjaga daya baterai perangkat, dan perangkat audio berkualitas premium dari JETE Indonesia.

Semoga bermanfaat!

Artikel terkait:

Mei 22, 2024

Mei 15, 2024

April 20, 2024

April 10, 2024

Maret 25, 2024

Maret 19, 2024

About the author, Irfantoni Listiyawan

"JETE Amayzing Sale" - Diskon up to 70% smartwatch, headphone, tws, speaker dan Voucher Disc up to 200rb serta Bonus Senilai 300rb