16

April

Apa Itu Power Delivery dan Kenapa Charger Kamu Harus Punya Fitur Ini

JETE – Apakah kamu pernah nggak kamu sadar tiba-tiba baterai laptop yang tadinya sekarat bisa penuh dalam waktu kurang dari sejam? Atau kamu colok charger HP baru dan muncul notifikasi “Fast Charging”, padahal charger lama yang persis sama bentuknya nggak pernah munculin tulisan itu? Ada yang berbeda. Dan perbedaan itu punya nama, yaitu Power Delivery. Pernahkah kamu mendengar tentang apa itu power delivery?

Kebanyakan orang beli charger berdasarkan dua hal, yaitu harga dan bentuk colokannya. Selama bisa nyambung dan HP-nya mau ngecas, urusan selesai. Tapi di balik aktivitas sehari-hari yang kelihatan simpel itu, ada teknologi yang jauh lebih kompleks dari yang kamu bayangkan dan memahaminya bisa bikin kamu jauh lebih bijak dalam memilih aksesori pengisian daya. Yuk, cari tahu lebih detail di pembahasan berikut!

Apa Itu Power Delivery?

Apa Itu Power Delivery
sc: JETE

Power Delivery (PD) adalah standar teknologi pengisian daya yang memungkinkan transfer daya lebih besar, lebih cepat, dan cerdas melalui kabel USB Type-C. Kalau standar USB lama seperti USB 2.0 cuma bisa mengalirkan daya maksimal 2,5 watt, dan USB 3.0 hanya sampai 4,5 watt, maka USB Power Delivery generasi terbaru bisa mencapai hingga 240 watt. Bukan sekadar peningkatan kecil, tetapi termasuk lompatan  sangat besar.

JETE Volt 2 Series - Dapatkan Free Softflask & Free Ongkir! [Klik Di sini]

Tapi angka watt bukan satu-satunya yang menarik. Satu hal yang membuat Power Delivery benar-benar berbeda adalah cara kerjanya. Charger PD tidak asal mengalirkan listrik ke perangkat, tetapi menganalisis berapa banyak daya yang dibutuhkan, lalu menyesuaikan output-nya secara otomatis. Teknisi menyebut proses ini sebagai power negotiation. Hasilnya, pengisian daya yang optimal untuk setiap perangkat, tanpa risiko kelebihan daya.

Apa Bedanya dengan Quick Charge?

Power Delivery vs quick charging
sc: JETE

Pertanyaan ini sering muncul karena keduanya sama-sama diklaim sebagai “fast charging”. Tapi ada perbedaan mendasar yang perlu kamu tahu. Quick Charge adalah teknologi milik Qualcomm, artinya berlisensi dan hanya bisa digunakan oleh produsen yang membayar lisensi ke Qualcomm. Teknologi ini juga lebih cocok untuk perangkat yang menggunakan prosesor Snapdragon. Daya maksimalnya sekitar 60 watt dan menggunakan konektor USB Type-A maupun Type-C.

Di sisi lain, Power Delivery, adalah standar terbuka yang dikembangkan oleh USB-IF. Tidak ada biaya lisensi, kompatibel dengan jauh lebih banyak perangkat, lebih dari 15 perangkat berbeda dan hanya menggunakan konektor USB Type-C. Daya maksimalnya juga jauh lebih besar, sampai 240 watt. Tak heran, Power Delivery bisa mengisi daya laptop, kamera, SSD eksternal, bahkan TV. Sesuatu yang tidak bisa dilakukan Quick Charge.

Baca Juga: Memahami Charger TWS dan Kenapa Tidak Boleh Sembarangan Menggunakannya

Kenapa USB Type-C Jadi Kuncinya?

Apa Itu PD Charger
Sc: The Crest Company

Kalau kamu perhatikan, semua pembicaraan tentang Power Delivery selalu bermuara ke satu hal, yaitu konektor USB Type-C. USB Type-C adalah konektor yang dirancang untuk menggantikan semua konektor USB sebelumnya Type-A, Mini-B, Micro-B dengan satu bentuk universal. Tidak ada lagi bingung mana sisi atas dan bawah, karena Type-C bisa dicolok dari arah mana pun. Tidak ada lagi kabel yang berbeda-beda untuk perangkat berbeda.

Tapi yang paling penting, Type-C punya jalur komunikasi khusus yang disebut CC (Configuration Channel). Jalur inilah yang memungkinkan “percakapan” antara charger dan perangkat terjadi negosiasi daya yang membuat Power Delivery bisa bekerja. Lewat satu kabel ini, kamu bisa mentransfer data, mengalirkan daya besar, bahkan menampilkan sinyal video ke monitor eksternal secara bersamaan.

Aman Nggak, Ngecas Pakai Power Delivery?

Power Delivery charger
sc: JETE

Setelah memahami tentang apa itu PD charger, pertanyaan berikutnya adalah “Apakah aman ngecas pakai power delivery?”. Pertanyaan ini sangat wajar terutama kalau kamu mendengar angka “240 watt” dan langsung khawatir HP kamu bakalan gosong. Jawabannya, aman, selama kamu pakai charger dan kabel yang benar.

Sistem negosiasi daya di dalam Power Delivery memastikan perangkat hanya menerima daya sesuai yang dibutuhkan. Smartphone yang butuh 25 watt tidak akan dipaksa menerima 100 watt hanya karena charger-nya mampu segitu.  Selain itu, hampir semua smartphone modern sudah dilengkapi sistem manajemen baterai yang cerdas.

Perangkat saat ini sudah mengetahui kapan harus memperlambat pengisian saat baterai hampir penuh dan menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang. Satu catatan penting, pastikan kamu menggunakan kabel yang memang mendukung Power Delivery dan sesuai dengan kapasitas daya yang dibutuhkan.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Charger Terbaik yang Bisa Kamu Pilih!

Power Delivery Makin Relevan ke Depannya

Charger Power Delivery adalah
Sc: EraBlue

Sekarang, hampir semua laptop terbaru sudah mendukung pengisian via USB-C PD. iPhone sejak seri 15 sudah beralih ke USB-C. iPad, MacBook, perangkat Android flagship, semua bergerak ke arah yang sama. Standar ini bukan tren sesaat, melainkan arah yang sudah jelas, yaitu satu kabel, satu charger, untuk semua perangkat.

Artinya, investasi pada charger yang mendukung Power Delivery bukan sesuatu yang berlebihan dan buang-buanh uang. Justru langkah ini terbilang masuk akal karena satu charger PD berkualitas bisa kompatibel hampir di semua perangkat yang kamu miliki sekarang dan yang akan dibeli nanti.

Baca Juga: Apakah Charger KW Aman untuk HP? Ini Risiko yang Perlu Diketahui!

Penutup

Sekarang kamu sudah tahu tentang apa itu power delivery dan perbedaannya dengan charger biasa, power delivery merupakan teknologi yang langsung berdampak pada seberapa cepat perangkatmu terisi, seberapa aman proses pengisiannya. Selain itu, baterai perangkatmu juga bisa bertahan dalam jangka panjang.

Kalau kamu sedang mencari charger dengan kualitas yang bisa diandalkan, temukan di JETE! Charger JETE dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya modern. Cepat, aman, dan kompatibel dengan beragam perangkat. Tidak perlu lagi punya lima charger untuk lima perangkat berbeda. Satu charger JETE yang tepat sudah cukup untuk semuanya!

Artikel terkait:

April 15, 2026

April 14, 2026

April 13, 2026

April 11, 2026

April 10, 2026

April 8, 2026

About the author, JETE Contributor

Butuh Bantuan?

Hubungi CS JETE

Hubungi CS Sesuai Kebutuhan Anda

icon

Promo JETE Volt 2 Series

Dapatkan Bonus Softflask untuk 50 Orang Pertama!