7 Pekerjaan yang Akan Punah di Masa Depan, Apa Saja?

April

3

0 comments

JETE Indonesia – Semakin berkembangnya teknologi, kita disadarkan bahwa semuanya akan berubah. Misalnya saja seperti adanya teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang  akan mengambil alih dalam banyak bidang pekerjaan. Maka dari itu mau tau apa saja pekerjaan yang akan punah di masa depan? Mari simak ulasan artikel berikut ini! 

Mengapa Pekerjaan akan Punah

Pekerjaan yang akan punah (4)
sc: Cloudfactory

Tahukah kamu? Hadirnya artificial Intelligence atau kecerdasan buatan telah memicu kekhawatiran masyarakat. Hal ini tidak lain karena adanya anggapan mesin akan menggantikan pekerjaan manusia dan mengurangi kebutuhan sehingga beberapa pekerjaan manusia diprediksi akan punah. 

Karena AI sendiri telah membuktikan dan membawa perubahan besar dalam pekerjaan, dimana pekerjaan dapat di otomatisasikan, seperti pengolahan data, administrasi, dan manufaktur, dan lain sebagainya yang memudahkan sebuah pekerjaan. 

Hal ini dapat menyebabkan hilangnya pekerjaan manusia dan jumlah besar, selain itu juga dapat mempengaruhi ekonomi dan kehidupan manusia secara keseluruhan. Namun yang perlu di ingat, tidak semua pekerjaan akan terpengaruh oleh AI. Sebagian pekerjaan juga membutuhkan kemampuan emosional kreativitas, kemampuan interpersonal dan, keterampilan, tentunya itu akan sulit untuk digantikan oleh mesin. 

Oleh karena itu, pentingnya bagi pekerja untuk terus mengembangkan keterampilan dan kemampuan di bidang teknologi agar tetap relevan dengan masa kerja yang semakin kompetitif. Selain Itu, perusahaan bisa mempertimbangkan dengan kehadiran AI yang bisa menghilangkan pekerjaan manusia. 

Baca Juga: Mengenal ChatGPT Open AI dan Cara Menggunakannya

 Daftar Pekerjaan yang Akan Punah

Inilah beberapa yang kemungkinan digantikan oleh artificial intelligence di masa depan: 

1. Pekerja Pabrik

Pekerjaan yang akan punah (8)
sc: BBC

Mungkin kamu sudah sering mendengar isu bahwa sebagian pekerjaan pabrik sudah di gantikan oleh AI. Tentunya mesin tersebut dapat melakukan tugas-tugas produksi seperti pengemasan, pengangkutan, dan pengepakan, secara otomatis tanpa bantuan manusia. Beberapa perusahaan manufaktur telah memperkenalkan mesin otomatis yang dapat melakukan tugas ini. Alasannya adalah, mesin dapat memproduksi lebih banyak dalam waktu cepat.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Microsoft Loop Beserta Fungsi-Fungsinya!

2.Guru

Pekerjaan yang akan punah (6)
sc: bernardmarr

Tidak heran semakin berkembangya teknologi, AI yang satu ini  dapat memberikan pelajaran dan latihan pada siswa secara otomatis melalui platform e-learning. Beberapa perusahaan telah menggunakan AI untuk memberikan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan individual siswa. Meski begitu, sosok guru tetap diperlukan terutama dalam pengembangan karakter siswa.

3. Jurnalis

Pekerjaan yang akan punah (7)
sc: Bytepawn

Mungkin terlihat memudahkan seorang jurnalis apalagi sebentar lagi AI akan menggantikan jurnalis keseluruhannya yang dimana AI dapat menulis artikel berita dan laporan keuangan secara otomatis berdasarkan data yang diberikan. Beberapa perusahaan media telah menggunakan alat tersebut untuk menghasilkan berita otomatis tentang olahraga, cuaca dan, laporan keuangan. Para jurnalis juga akan lebih mudah dalam mengolah informasi berkat adanya kecerdasan buatan ini.

Baca Juga: Hitungan Detik, Ini Cara Mudah Buat Ucapan Sambut Ramadan Menggunakan ChatGPT!

4. Pengemudi Uber

Pekerjaan yang akan punah (1)
sc: Marketwatch

Pasti kamu tidak asing dengan mobil Tesla, kita telah ditunjukkan bahwa AI telah berhasil mengembangkan mobil otonom atau self-driving car di Tesla yang diciptakan oleh Elon Musk. hal tersebut dapat mengemudikan dirinya sendiri tanpa bantuan manusia. Ini memungkinkan mobil tersebut mengantarkan penumpang tanpa harus ada pengemudi manusia. Akan tetapi, teknologi ini masih harus mengalami perkembangan yang mungkin belum bisa dilakukan 1-2 tahun.

5. Pemandu Wisata

Pekerjaan yang akan punah (5)
sc: Detik

Bisanya pemandu wisata menjadi peran penting saat kamu ingin berlibur, namun adanya  Teknologi AR (augmented reality dan VR (virtual reality) memungkinkan kamu untuk mengunjungi tempat-tempat wisata tanpa harus bertemu dengan pemandu wisata secara langsung, loh! Jadi, kamu tetap bisa menikmati tempat-tempat wisata dengan sudut hingga 360 derajat. Selain itu, tampilan VR ini juga sangat mendetail dan kamu seolah berada di tempat tersebut secara nyata.

Baca juga: Apa Itu Notion dan Cara Menggunakannya untuk Bekerja

6. Pekerja Administrasi

Pekerjaan yang akan punah (2)
sc: Reviewob

Tentunya dalam kasus ini banyak orang yang bekerja sebagai administrasi, namun akan digantikan oleh AI sehingga hal tersebut akan menguntungkan perusahaan. AI tersebut bisa memasukan data ke dalam sistem, memproses tagihan, dan menjadwalkan janji secara otomatis secara efisien. 

Dengan begitu, akan mempermudah dan mempercepat pekerjaan tersebut, bukan? Namun pada dasarnya meskipun AI tersebut akan lebih efisien, tetapi itu tidak menjamin lebih aman maka dari itu. pekerja manusia tetap harus  mengendalikan data tersebut supaya aman dari sistem AI yang error.

7.Penjaga Keamanan

Pekerjaan yang akan punah (3)
sc: Khaleejtimes

Semakin canggihnya keamanan di tahun ini akan sangat ditakuti para penjahat. Karena sekarang pemerintah di luar negeri menerapkan keamanan yang berbasis AI. AI tersebut dapat digunakan untuk memantau lingkungan dan mendeteksi ancaman keamanan. Hal ini dapat menggantikan pekerjaan penjaga keamanan manusia.Kini, sudah ada teknologi AI yang dilengkapi sensor khusus untuk memantau ancaman keamanan yang akan dihadapi.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Microsoft Loop Beserta Fungsi-Fungsinya!

Penutup

Itulah beberapa pekerjaan yang akan punah beserta penjelasannya. Maka dari itu kita harus tetap kreatif dan mengembangkan kemampuan supaya perusahaan bisa mempertimbangkan untuk tidak menggantikan pekerjaan manusia dengan AI. Semoga artikel ini bermanfaat!

 

Penulis: Christian Wongso Gunawan (Petra Christian University)
Editor: Irfantoni Listiyawan

Artikel terkait:

Februari 7, 2024

Januari 29, 2024

Januari 23, 2024

Januari 18, 2024

Januari 17, 2024

Desember 22, 2023

About the author, Irfantoni Listiyawan