21

March

Apa Arti Mokel? Istilah Gaul yang Sering Digunakan Saat Ramadan!

JETE Indonesia – Di Indonesia, ada banyak istilah gaul yang sering kali dipakai di saat momen-momen tertentu. Salah satunya pada bulan Ramadan ini, ada istilah mokel yang selalu dikaitkan dengan kebiasaan tertentu saat menjalani ibadah puasa. Namun, apa arti mokel sebenarnya sampai banyak orang yang menggunakannya?

Meski terdengar akrab di telinga, tidak sedikit orang yang masih belum tahu arti sebenarnya. Lalu, apa itu mokel dan bagaimana asal-usulnya? Simak penjelasannya di artikel berikut ini!

Apa Itu Mokel?

Arti Mokel
sc: Tribun Trends

Mokel dapat diartikan sebagai istilah yang digunakan untuk menggambarkan tindakan makan atau minum sebelum waktu berbuka puasa atau dilakukan secara diam-diam. Istilah mokel ini sudah tercatat dalam KBBI VI Daring yang mengategorikannya sebagai verba cakapan, yaitu kata kerja yang umum digunakan dalam percakapan sehari-hari.

JETE Volt 2 Series - Dapatkan Free Softflask & Free Ongkir! [Klik Di sini]

Secara etimologis, mokel berasal dari bahasa Jawa, yakni “mokèl” yang berarti menghentikan puasa sebelum waktunya atau belum semestinya berbuka. Istilah ini dikategorikan sebagai cakapan non-formal yang berarti lebih sering digunakan dalam situasi santai.

Meskipun bukan istilah baru, arti mokel sering menjadi sorotan karena bertentangan dengan ibadah puasa. Dalam konteks sosial, tindakan ini bisa dianggap kurang menghormati bulan Ramadan, terutama bagi mereka yang berusaha menjalankan ibadah dengan penuh kesungguhan.

Baca juga: 10 Rekomendasi Film Ngabuburit Seru untuk Temani Waktu Berbuka

Hukum Mokel

Arti Mokel
sc: Suara

Dalam Islam, mokel atau membatalkan puasa sebelum waktunya tanpa alasan yang dibenarkan syariat termasuk perbuatan yang tercela. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk kelalaian dalam menjalankan kewajiban berpuasa, terutama jika dilakukan dengan sengaja tanpa adanya uzur yang dibenarkan.

Menurut kitab Fikih Empat Mazhab Jilid 2 karya Syekh Abdurrahman Al-Juzairi, seseorang yang membatalkan puasa dengan sengaja tanpa alasan syar’i diwajibkan membayar kafarat (denda). Kafarat ini serupa dengan sanksi bagi mereka yang melakukan hubungan suami istri di siang hari selama bulan Ramadan, yaitu:

  • Berpuasa selama dua bulan berturut-turut sebagai bentuk tebusan.
  • Jika tidak mampu, memerdekakan seorang budak (jika ada).
  • Jika masih tidak memungkinkan, wajib memberi makan 60 orang fakir miskin, masing-masing 1 mud (sekitar 0,6 kg) makanan pokok.

Tindakan mokel bukan hanya menghilangkan pahala puasa, tetapi juga menjadikan seseorang kehilangan berkah dan keutamaan Ramadan. Dalam kitab Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq, Rasulullah SAW menegaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA:

مَنْ أَفْطَرَ يَوْمًا مِنْ رَمَضَانَ فِى غَيْرِ رُخْصَةٍ رَخَّصَهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ لَمْ يَقْضِ عَنْهُ وَإِنْ صَامَ الدَّهْرَ كُلَّهُ

Artinya: “Barang siapa tidak puasa satu hari di bulan Ramadan tanpa adanya keringanan yang Allah ‘azza wa jalla berikan kepadanya, maka tidak akan bisa menjadi ganti darinya, sekalipun ia berpuasa selama satu tahun.” (HR Abu Hurairah)”.

Selain itu, dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Hakim, Rasulullah SAW juga diperlihatkan azab bagi orang-orang yang sengaja berbuka sebelum waktunya. Mereka disiksa dengan keadaan mulut yang robek dan darah mengalir dari luka tersebut.

Baca juga: 7 Aplikasi Sholawat untuk Membantu Ibadah di Bulan Ramadhan

Tips Agar Tidak Mokel

Arti Mokel
sc: Ayo Jakarta

Setelah memahami arti mokel dan hukumnya, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dicoba agar tidak mudah tergoda untuk mokel. Apalagi menjalankan ibadah puasa selama seharian penuh tentu bukan hal yang mudah, terutama saat rasa lapar dan haus mulai menyerang. 

  • Sahur dengan Menu Bergizi: Konsumsi makanan tinggi serat, protein, dan karbohidrat agar kenyang lebih lama. Pilih makanan seperti oatmeal, sayur,, dan daging tanpa lemak untuk menjaga energi sepanjang hari.
  • Perbanyak Minum Air: Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum minimal 2-3 gelas air putih saat sahur. Hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh karena dapat menyebabkan dehidrasi lebih cepat.
  • Hindari Aktivitas Berat: Kurangi aktivitas fisik yang terlalu berat agar tubuh tidak cepat lelah dan tetap bertenaga. Jika memungkinkan, manfaatkan waktu istirahat siang untuk tidur sejenak.
  • Sibukkan Diri dengan Kegiatan Positif: Lakukan aktivitas ringan seperti membaca buku, bekerja, menulis, atau bermain game untuk mengalihkan perhatian dari rasa lapar dan haus.
  • Jauhi Godaan: Hindari melihat atau mencium aroma makanan yang bisa menggugah selera. 
  • Istirahat yang Cukup: Pastikan tidur yang cukup  agar tubuh tidak terasa lemas saat berpuasa. 

Baca juga: Olahraga Saat Puasa, Boleh Gak Sih? Ini Penjelasannya!

Penutup

Itulah arti mokel yang sering digunakan saat bulan Ramadan untuk menggambarkan kebiasaan membatalkan puasa sebelum waktunya. Agar pengalaman Ramadan semakin berkesan, gunakan Speaker JETE untuk menemani waktu berbuka dan sahur dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an atau kajian Islami. 

Jika kamu ingin tahu lebih lanjut tentang produk JETE, jangan ragu untuk menghubungi kami via WhatsApp untuk mendapatkan rekomendasi terbaik.

Jangan lupa juga untuk membaca berita dan tips menarik lainnya di JETE News!

Artikel terkait:

April 7, 2026

April 7, 2026

March 11, 2026

March 5, 2026

March 4, 2026

March 4, 2026

About the author, JETE Contributor

Butuh Bantuan?

Hubungi CS JETE

Hubungi CS Sesuai Kebutuhan Anda

icon

Promo JETE Volt 2 Series

Dapatkan Bonus Softflask untuk 50 Orang Pertama!