JETE – Kalau kamu sering menonton anime atau membaca manga, istilah isekai mungkin sudah tidak asing lagi. Genre ini identik dengan cerita tentang karakter yang berpindah dari dunia asal ke dunia lain dengan berbagai cara dan alasan. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan isekai? Selengkapnya, simak penjelasannya di bawah ini.
Apa Itu Isekai?
Sebelum membahas kenapa isekai begitu populer, kamu perlu memahami terlebih dahulu apa yang membuat sebuah cerita bisa disebut sebagai isekai. Tidak semua cerita fantasi tentang dunia lain otomatis masuk ke dalam genre ini. Ada beberapa karakteristik yang membuat isekai memiliki identitas tersendiri. Berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang isekai.
1. Isekai Berarti Dunia Lain
Secara harfiah, isekai berasal dari bahasa Jepang 異世界 yang berarti dunia berbeda atau dunia lain. Dalam anime, manga, light novel, dan video game, istilah ini merujuk pada cerita ketika seseorang berpindah, terjebak, dipanggil, atau terlahir kembali di dunia lain. Dunia tersebut biasanya memiliki aturan, lingkungan, serta kehidupan yang berbeda dari dunia asal karakter.
JETE Back to SCHOOL - Hemat hingga 77% + Extra Voucher Diskon up to 7% & Gratis Ongkir [Klik Di sini]
Dunia baru dalam cerita isekai umumnya berupa dunia fantasi yang dipenuhi sihir, monster, manusia, dan berbagai ras lainnya. Latar ceritanya juga sering mengambil nuansa abad pertengahan atau permainan role-playing game (RPG). Meski begitu, isekai tidak selalu menggunakan konsep tersebut. Ada juga cerita yang mengambil latar dunia modern, dunia virtual, masa lalu, bahkan dunia yang sebelumnya dianggap sebagai bagian dari sebuah permainan.
2. Karakter Utama Biasanya Berasal dari Dunia yang Berbeda
Salah satu ciri utama cerita isekai adalah karakter utamanya berasal dari dunia lain. Mereka kemudian membawa pengalaman, pengetahuan, atau kemampuan yang berbeda saat memasuki dunia baru. Karena sebelumnya hidup di lingkungan modern, hal yang dianggap biasa di dunia asal justru bisa menjadi sesuatu yang luar biasa di tempat tersebut.
Pengetahuan itu dapat berupa kemampuan memasak, pemahaman dasar tentang teknologi, pengobatan, pendidikan, hingga keterampilan tertentu. Semua kemampuan tersebut membantu karakter utama beradaptasi sekaligus berkembang di lingkungan barunya. Hal ini juga membuat karakter isekai sering memiliki keunggulan tertentu dibandingkan orang-orang yang sudah lama tinggal di dunia tersebut.
Baca juga: Donghua vs Anime: Pilih Cerita Relatable atau Dunia Fantasi Epik?

3. Dua Bentuk Utama Perjalanan Menuju Dunia Lain
Secara umum, perjalanan menuju dunia lain dalam cerita isekai terbagi menjadi dua bentuk utama. Bentuk pertama adalah perpindahan ke dunia lain, ketika karakter meninggalkan dunia asal tanpa harus menjalani kehidupan baru sebagai orang yang berbeda. Prosesnya bisa terjadi karena karakter dipanggil atau terseret ke dunia lain. Selain itu, mereka juga bisa masuk melalui sebuah portal hingga terjebak di dunia virtual.
Bentuk kedua adalah reinkarnasi ke dunia lain. Pada cerita seperti ini, karakter biasanya meninggal terlebih dahulu sebelum dilahirkan kembali di dunia baru. Tubuh yang digunakan pun bisa berbeda dari kehidupan sebelumnya. Bahkan, karakter tidak selalu bereinkarnasi sebagai manusia karena beberapa cerita membuat tokohnya terlahir sebagai makhluk lain atau benda yang memiliki kemampuan khusus.
4. Kematian dan Truck-kun Menjadi Salah Satu Ciri Populer
Bagi penggemar anime isekai, karakter yang meninggal setelah tertabrak kendaraan mungkin sudah menjadi pemandangan yang cukup familiar. Pola ini bahkan melahirkan istilah populer Truck-kun sebagai meme yang menggambarkan truk seolah-olah bertugas mengirim karakter menuju kehidupan berikutnya.
Meski begitu, tidak semua karakter isekai meninggal karena tertabrak truk. Ada berbagai cara lain yang digunakan untuk membawa karakter menuju dunia baru. Namun, pola kematian akibat tertabrak truk tetap terkenal karena sering muncul dalam cerita reinkarnasi. Setelah meninggal, karakter biasanya memperoleh kesempatan kedua untuk menjalani kehidupan yang berbeda dari kehidupan sebelumnya.
5. Dunia Isekai Biasanya Punya Aturan yang Berbeda
Memasuki dunia isekai bukan sekadar berpindah ke tempat baru. Karakter juga perlu beradaptasi dengan berbagai aturan yang berlaku di sana. Sistem sosial, teknologi, kekuatan, hingga hukum alam bisa saja berbeda jauh dari dunia asalnya sehingga kehidupan yang dijalani terasa benar-benar baru. Dunia fantasi menjadi salah satu setting yang paling sering digunakan.
Di dalamnya terdapat sihir, monster, kerajaan, serta berbagai ras humanoid. Beberapa cerita juga menambahkan elemen seperti level, skill, status, quest, dan sistem permainan sehingga dunia tersebut terasa seperti game RPG. Meski begitu, tidak semua isekai berfokus pada pertarungan karena ada pula cerita yang mengangkat kehidupan sehari-hari, pembangunan kota, bisnis, hubungan sosial, hingga eksplorasi dunia.
Baca juga: 7 Rekomendasi Anime untuk Ditonton Saat Valentine, Ini Pilihannya!

6. Tidak Semua Protagonis Isekai Menjadi Pahlawan
Ketika mendengar cerita isekai, karakter utama mungkin sering dibayangkan sebagai pahlawan yang dipilih untuk menyelamatkan dunia. Pola tersebut memang banyak digunakan. Namun, perkembangan genre ini membuat latar dan tujuan protagonis menjadi semakin beragam.
Mereka bisa saja masuk ke dunia baru sebagai orang biasa atau karakter pendukung. Ada pula yang menjadi penjahat, bangsawan, anak kecil, hingga makhluk non-manusia. Salah satu konsep yang cukup populer adalah villainess, yaitu ketika karakter utama terlahir kembali sebagai tokoh antagonis dalam sebuah cerita atau permainan.
Tujuannya bukan menyelamatkan dunia melainkan menghindari nasib buruk yang seharusnya dialami karakter tersebut. Selain itu, ada juga cerita yang membuat protagonis bereinkarnasi sebagai slime atau makhluk lain. Dari kondisi tersebut, mereka kemudian membangun kehidupan baru dari awal.
7. Isekai Tidak Selalu Tentang Pertarungan
Pertarungan memang sering menjadi bagian dari anime isekai. Karakter utama biasanya memperoleh kemampuan khusus yang membuatnya mampu menghadapi monster atau musuh berbahaya. Meski begitu, perkembangan genre ini membuat cerita isekai tidak lagi selalu berfokus pada pertarungan atau misi menyelamatkan dunia.
Salah satu subgenre yang semakin populer adalah slow life isekai. Dalam cerita ini, karakter justru ingin meninggalkan kehidupan penuh tekanan dari dunia sebelumnya dan mencari kehidupan yang lebih tenang. Mereka bisa membuka bisnis, memasak, bertani, membangun tempat tinggal, atau sekadar menikmati kehidupan baru.
Baca juga: 10+ Rekomendasi Anime Terbaik Crunchyroll Paling Epic di Tahun 2026

Ada Juga Reverse Isekai
Jika isekai membawa karakter dari dunia asal menuju dunia lain, reverse isekai justru menggunakan konsep sebaliknya. Dalam genre ini, karakter atau makhluk dari dunia fantasi berpindah ke dunia modern seperti Bumi.
Mereka kemudian harus beradaptasi dengan kehidupan sehari-hari yang sebelumnya tidak pernah dikenal. Konsep tersebut sering digunakan untuk menghadirkan cerita komedi sekaligus memperlihatkan kehidupan modern dari sudut pandang karakter yang benar-benar asing dengan dunia tersebut.
Hal sederhana seperti teknologi, makanan, pekerjaan, transportasi, hingga kehidupan sosial bisa menjadi pengalaman baru yang menarik. Miss Kobayashi’s Dragon Maid dan The Devil Is a Part-Timer! menjadi contoh karya yang menggunakan elemen reverse isekai.
Konsep Isekai Sudah Ada Sejak Lama
Meski istilah isekai baru semakin populer di era modern, gagasan tentang seseorang yang berpindah ke dunia lain sebenarnya sudah muncul sejak lama. Dalam cerita Jepang, Urashima Tarō sering dianggap memiliki unsur awal isekai karena mengisahkan seorang nelayan yang dibawa ke kerajaan bawah laut setelah menyelamatkan seekor kura-kura.
Saat kembali ke desanya, ia mendapati waktu telah berlalu jauh lebih lama daripada yang ia rasakan. Konsep serupa juga muncul dalam karya Barat seperti Alice’s Adventures in Wonderland, The Wonderful Wizard of Oz, Peter Pan, dan The Chronicles of Narnia. Hal ini menunjukkan bahwa gagasan tentang masuk ke dunia berbeda sudah lama menjadi bagian dari cerita fantasi.
Memasuki era 1990-an hingga awal 2000-an, konsep dunia lain mulai berkembang menjadi bentuk yang lebih dekat dengan isekai modern. Fushigi Yugi, The Twelve Kingdoms, The Vision of Escaflowne, dan Inuyasha menjadi beberapa karya yang mendapat perhatian pada periode tersebut.
Banyak di antaranya menggunakan karakter utama perempuan dengan unsur petualangan, drama, dan romansa. Memasuki awal 2000-an, elemen video game serta virtual reality juga semakin sering digunakan. Salah satunya adalah .hack, sebuah franchise yang menceritakan karakter dalam game online bernama The World sehingga dunia virtual menjadi bagian penting dari ceritanya.
Setelah itu, Sword Art Online turut berpengaruh besar terhadap popularitas isekai modern. Pengaruh tersebut semakin kuat setelah adaptasi animenya dirilis pada 2012. Ceritanya memperkenalkan karakter yang terjebak dalam dunia virtual game dan harus menghadapi konsekuensi nyata dari kehidupan di dalamnya.
Setelah itu, semakin banyak light novel yang menggunakan berbagai elemen serupa. Beberapa cerita kemudian mengembangkan konsep tersebut dengan cara masing-masing, seperti membuat dunia virtual menjadi dunia nyata, memberikan kemampuan khusus kepada karakter, atau menjadikan karakter utama sebagai bagian penting dari pembangunan sebuah dunia. Dari sinilah isekai berkembang menjadi genre yang sangat luas dengan banyak variasi.
Baca juga: Masih Bingung Beda Manga vs Manhwa vs Manhua? Ini Panduan Lengkapnya!
Penutup
Isekai punya daya tarik tersendiri karena menawarkan cerita tentang kehidupan di dunia yang berbeda dengan berbagai kemungkinan. Mulai dari petualangan dan pertarungan sampai kehidupan santai serta cerita komedi, genre ini punya banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan selera. Jadi, kalau kamu sedang mencari tontonan dengan konsep dunia lain yang seru, anime isekai bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu luang.
Biar pengalaman nonton anime isekai semakin seru, jangan lupa gunakan speaker dari JETE untuk mendapatkan suara yang lebih jelas dan pengalaman audio yang lebih maksimal. Pilih speaker JETE sesuai kebutuhan dan nikmati setiap dialog, musik, hingga efek suara dari anime favorit kamu.

