JETE – Masuknya Jhonny Thio Doran ke daftar 40 Under 40 versi Fortune Indonesia menjadi penanda penting bagi perjalanan JETE sebagai brand teknologi lokal yang terus menanjak. Bukan sekadar daftar prestasi, pengakuan ini mencerminkan bagaimana kepemimpinan strategis, keberanian berekspansi, dan konsistensi membangun kualitas mampu mengangkat perusahaan dalam negeri tampil kompetitif di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
Pencapaian ini bukan sekadar pengakuan personal, melainkan refleksi perjalanan panjang membangun brand teknologi dari akar lokal hingga memiliki daya saing yang diperhitungkan. Di bawah kepemimpinannya, JETE tidak hanya bertumbuh lewat produk, tetapi melalui strategi bisnis menyeluruh yang menekankan fondasi distribusi, ekspansi ritel, serta pengalaman pelanggan sebagai pilar utama.
“Fortune 40 Under 40 bukan sekadar pencapaian diri pribadi saja. Lebih luas, ini juga menjadi pengakuan bahwa brand lokal Indonesia mampu bersaing, dan bertumbuh di panggung global nantinya,” ujar Jhonny.
Ekspansi Ritel dan Inovasi Jadi Kunci Utama

Didirikan di Surabaya pada 2014, JETE berangkat dari keyakinan bahwa brand teknologi dalam negeri memiliki potensi untuk berdiri sejajar dengan pemain global. Sejak awal, strategi perusahaan dirancang tidak hanya untuk menjual produk, tetapi membangun ekosistem bisnis yang kuat—mulai dari distribusi hingga layanan purna jual.
Hingga 2025, jaringan ritel JETE telah menembus lebih dari 150 toko di berbagai kota di Indonesia, dengan target ekspansi mencapai 200 toko pada 2026. Angka tersebut menjadi indikator nyata bahwa pasar domestik merespons positif brand lokal yang konsisten menjaga kualitas sekaligus kepercayaan pelanggan.
“Membangun brand berarti membangun trust. Ketika pelanggan percaya pada kualitas dan layanan, pertumbuhan akan mengikuti secara alami,” jelasnya.
Baca juga: JETE Sabet Gelar Rookie Retail of The Year di Indonesia Retail Summit 2025
Bersiap untuk Ekspansi Global

Untuk memperkuat daya saing internasional, perusahaan menempatkan inovasi produk sebagai prioritas strategis. Standar teknologi dan kualitas terus ditingkatkan agar produk tidak hanya relevan di pasar lokal, tetapi juga siap memasuki pasar global.
Salah satu langkah konkret adalah rencana pengembangan entitas bisnis di Shenzhen, Tiongkok yang merupakan pusat industri teknologi dunia. Inisiatif ini diproyeksikan mempercepat transfer teknologi, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta membuka akses ke jaringan pasar internasional.
Baca juga: JETE Kantongi Sertifikasi TKDN di Dua Produk Unggulan
Dampak Ekonomi dan Skala Organisasi

Pertumbuhan JETE turut mendorong ekspansi Doran Group sebagai grup bisnis nasional dengan portofolio lintas sektor, mulai dari ritel dan distribusi hingga teknologi dan ekosistem gadget. Ekspansi ini berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah. Termasuk berbagai lintas divisi dan lini
Pengakuan dari Fortune Indonesia menjadi momentum strategis untuk mempercepat langkah menuju panggung regional dan global. Bagi Jhonny, penghargaan tersebut bukan garis akhir, melainkan titik akselerasi menuju visi yang lebih besar.
“Ini bukan tentang saya. Ini tentang tim, tentang ribuan orang yang bekerja bersama membangun sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri. Pada akhirnya, ini tentang bagaimana brand Indonesia bisa berdiri dengan percaya diri di panggung dunia,” tutupnya.

