JETE – JETE menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan keterampilan teknologi generasi muda melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi bersama NOLA School dalam penyelenggaraan kompetisi Drone Soccer pada rangkaian NOLA School Maker Faire 2026 di Sungkono Lagoon Avenue, Surabaya, Minggu (1/11/2026).
Sebagai bagian dari inisiatif CSR JETE di bidang pendidikan dan pengembangan keterampilan, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan teknologi drone melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan menyenangkan. Terutama dalam melatih ketangkasan, konsentrasi, hingga kemampuan untuk berpikir strategis.
Dorong Edukasi Teknologi Lewat Program CSR

Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuka peluang bagi generasi muda untuk mempelajari berbagai keterampilan baru. Namun, pengenalan teknologi tidak cukup hanya melalui teori. Pengalaman praktik langsung juga diperlukan agar peserta dapat memahami penerapan teknologi sekaligus mengembangkan keterampilan dalam penggunaannya.
Berangkat dari hal tersebut, JETE menghadirkan kompetisi drone soccer bersama NOLA School sebagai bagian dari kegiatan CSR yang berfokus pada edukasi teknologi. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan perusahaan dalam mendukung pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif.
Kompetisi tersebut merupakan bagian dari NOLA School Maker Faire 2026 yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Acara ini menjadi wadah kreativitas dan inovasi melalui berbagai kegiatan, mulai dari pameran karya, workshop teknologi, robotika, hingga kompetisi interaktif.
Kehadiran drone soccer melengkapi rangkaian kegiatan dengan pengalaman belajar yang menggabungkan teknologi penerbangan drone dan unsur olahraga kompetitif. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal perangkat drone, memahami teknik pengendalian, serta menerapkannya secara langsung dalam permainan.
Antusiasme peserta selama kompetisi menunjukkan adanya ketertarikan terhadap metode pembelajaran teknologi yang dikemas secara praktis. Melalui kegiatan ini, JETE berharap dapat mendorong minat generasi muda untuk mengeksplorasi teknologi secara lebih luas.
Hadirkan Kompetisi Drone Soccer yang Edukatif

Jhonny Thio Doran selaku CEO JETE menilai bahwa kegiatan CSR berbasis edukasi teknologi dapat menjadi salah satu cara bagi perusahaan untuk memberikan manfaat bagi generasi muda.
Sebab, drone ini menawarkan pengalaman berbeda dengan drone pada umumnya. Yakni mengembangkan ketangkasan, melatih konsentrasi, ketepatan pengendalian, koordinasi mata dan tangan, serta kemampuan mengambil keputusan dengan cepat.
“Melalui program CSR ini, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya tentang perangkat yang canggih, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan manfaat. Kompetisi Drone Soccer menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk melatih ketangkasan, konsentrasi, kerja sama, dan kemampuan berpikir strategis melalui pengalaman belajar yang menyenangkan,” ujar Jhonny.
Menurutnya, pengalaman menggunakan teknologi secara langsung dapat membantu generasi muda memahami berbagai potensi pemanfaatannya. Pendekatan pembelajaran yang interaktif juga diharapkan mampu meningkatkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta keberanian untuk mencoba hal baru.
Kompetisi ini menjadi salah satu contoh bagaimana kegiatan CSR dapat dikemas melalui aktivitas yang menarik sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan keterampilan teknis maupun kognitif.
Komitmen CSR yang Sejalan dengan ESG dan SDGs Pendidikan Berkualitas

Pelaksanaan kompetisi drone soccer bersama NOLA School menjadi bagian dari kontribusi sosial JETE dalam mendukung pendidikan dan pengembangan keterampilan generasi muda. Inisiatif CSR tersebut memiliki relevansi dengan aspek Social dalam prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya melalui keterlibatan perusahaan dalam kegiatan pendidikan, pengembangan kompetensi, dan kolaborasi dengan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, Quality Education atau Pendidikan Berkualitas, yang mendorong tersedianya pendidikan inklusif dan berkualitas serta kesempatan belajar sepanjang hayat. Secara khusus, pengenalan teknologi melalui drone soccer berkaitan dengan Target 4.4, yaitu peningkatan keterampilan teknis dan kejuruan yang relevan bagi pemuda dan orang dewasa.
Jhonny menegaskan bahwa program CSR JETE diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka.
“Kami percaya bahwa investasi untuk masa depan bukan hanya tentang mengembangkan bisnis, tetapi juga bagaimana perusahaan dapat berkontribusi dalam pengembangan generasi berikutnya. Melalui program CSR bersama NOLA School, kami berharap semakin banyak anak muda yang memiliki kesempatan mengenal teknologi, mengembangkan kreativitas, dan mengasah keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan,” tambah Jhonny.
Melalui kolaborasi ini, JETE berharap sinergi antara industri teknologi dan institusi pendidikan dapat terus berkembang untuk menghadirkan kegiatan pembelajaran yang relevan dengan kemajuan zaman. Khususnya melalui dukungan terhadap pendidikan teknologi, pengembangan potensi generasi muda, serta kontribusi menuju pendidikan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
